AKBP David menjelaskan bahwa pengemudi ojol memiliki peran strategis sebagai wajah lalu lintas di ruang publik. Sikap, cara berkendara, dan kepatuhan mereka terhadap aturan akan sangat memengaruhi ekosistem keselamatan di jalan raya.
“Ketika pengemudi ojol tertib, aman, dan disiplin, maka pesan keselamatan itu akan menular. Inilah yang ingin kami bangun—keselamatan sebagai budaya bersama, bukan sekadar kewajiban hukum,” jelasnya.
Baca Juga:
Kapolres Langkat Tekankan Integritas, Disiplin, dan Peningkatan Kinerja Personel
Kapolres juga menekankan bahwa pendekatan persuasif dan dialogis akan terus dikedepankan Polres Langkat, seiring dengan komitmen Polri untuk tidak hanya menindak pelanggaran, tetapi melindungi dan mengayomi masyarakat pengguna jalan.
Kegiatan Ngopi Berkeselamatan ini mendapat respons positif dari para pengemudi ojol yang merasa dilibatkan dan didengar secara langsung. Polres Langkat berharap, melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, kesadaran berlalu lintas dapat tumbuh dari komunitas, untuk keselamatan bersama.[red]