Langkat,Wahananews.co | Sebanyak 447 personel Batalyon Infanteri Raider 100/PS akhirnya kembali ke markas setelah menyelesaikan tugas operasi sebagai Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Mobile Tahun Anggaran 2025–2026.
Kedatangan pasukan berlangsung pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 21.25 WIB di Markas Komando (Mako) Batalyon Infanteri 100/PS yang berada di Dusun Kuta Mbaru, Desa Namu Ukur Utara, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat.
Rombongan pasukan dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon (Danyon) 100/PS Letkol Inf Agus Muchtadi, S.E., M.I.P bersama seluruh personel yang berjumlah 447 prajurit. Pergeseran pasukan dilakukan dari Pelabuhan Belawan menuju Mako Yonif 100/PS di Jalan Namu Sira-Sira dengan pengawalan dari Subdenpom Binjai.
Setibanya di markas, seluruh personel disambut oleh Ka Korum Kapten Inf Try Yanto dengan prosesi hormat jajar kehormatan sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan menjalankan tugas negara di wilayah perbatasan.
Sekitar pukul 21.40 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan upacara tradisi penyambutan kedatangan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 100/PS. Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan seperti Mars Raider, penghormatan pasukan, pembacaan janji setia prajurit Raider, hingga tradisi penciuman tunggul Batalyon Infanteri 100/PS yang memiliki semboyan “Cepat, Senyap, Tepat.”.
Dalam amanatnya, Danyon 100/PS Letkol Inf Agus Muchtadi menyampaikan rasa syukur atas keselamatan seluruh prajurit yang telah melaksanakan tugas negara.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan menjalankan tugas operasi merupakan kebanggaan bagi satuan, namun tidak boleh menimbulkan sikap sombong.
“Alhamdulillah kita dapat kembali dengan selamat dan berkumpul dengan keluarga. Saya bangga kepada kalian semua yang telah menjalankan tugas dengan baik. Namun keberhasilan ini jangan membuat kita berbesar hati. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk membina junior-junior kita,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh prajurit untuk menundukkan kepala dan mendoakan tiga rekan prajurit yang gugur dalam tugas di medan operasi.
Selain itu, Danyon menegaskan bahwa kegiatan pasca operasi belum sepenuhnya selesai karena masih akan dilaksanakan konsolidasi serta kegiatan lanjutan, termasuk pemberian cuti istimewa bagi prajurit yang telah kembali dari tugas satgas.