Binjai,Wahananews.co | Pemerintah Kota (Pemko) Binjai melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memberikan tanggapan resmi terkait video viral di media sosial TikTok mengenai kondisi Jalan Alpukat Raya, Kecamatan Binjai Barat.
Unggahan warga yang memperlihatkan perbaikan jalan secara swadaya dengan narasi bahwa pemerintah tidak peduli, langsung direspons cepat oleh pemerintah daerah.
Baca Juga:
Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Wali Kota Binjai Hadiri Rapat Paripurna DPRD
Kepala Dinas Kominfo Kota Binjai, M. Ikhsan Siregar, S.H., M.H., menegaskan bahwa Pemko Binjai sama sekali tidak menutup mata terhadap aspirasi ataupun kondisi infrastruktur di wilayah tersebut. Pihaknya langsung bergerak melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kota Binjai untuk mendapatkan keterangan yang akurat.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian serta semangat gotong royong warga di Jalan Alpukat Raya. Namun, kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak bermedia sosial. Mohon tidak terburu-buru menggiring opini negatif sebelum mendapatkan informasi yang utuh dari pemerintah,” ujar M. Ikhsan Siregar.
Dari hasil konfirmasi langsung, Kepala Dinas PUTR Kota Binjai, Wahyu Umara, S.T., menyampaikan bahwa penanganan Jalan Alpukat Raya Kecamatan Binjai Barat sebenarnya sudah masuk dalam agenda prioritas pembangunan tahun anggaran ini.“Kami sampaikan kepada masyarakat bahwa Jalan Alpukat Raya, Kecamatan Binjai Barat, telah resmi masuk dalam program penanganan dan perbaikan melalui dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) tahun anggaran 2026 ini.
Baca Juga:
Pemko Binjai Gelar Kegiatan ASRI, Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong Jaga Kebersihan Lingkungan
Pemerintah telah mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp 780.000.000 (Tujuh Ratus Delapan Puluh Juta Rupiah) untuk pengaspalan dan perbaikan permanen di lokasi tersebut,” jelas Wahyu Umara.
Dengan adanya kepastian anggaran ini, Pemko Binjai meluruskan tuduhan ketidakpedulian yang beredar di media sosial. Pemerintah berkomitmen penuh untuk terus melanjutkan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah kota secara transparan, akuntabel, dan berbasis skala prioritas demi kenyamanan mobilitas warga Kota Binjai.[red]