Melalui Wakapolres Langkat, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Toba 2026 tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.
“Operasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Polres Langkat dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Kepolisian hadir untuk mengedukasi, melindungi, dan memastikan setiap pengguna jalan dapat beraktivitas dengan aman,” tegas Kapolres.
Baca Juga:
Polres Langkat Cek TKP Dugaan Galian C di Bahorok, Kapolsek Pastikan Tidak Ada Aktivitas Tambang
Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif menciptakan budaya tertib berlalu lintas, sekaligus memanfaatkan Call Center Polri 110 sebagai sarana pengaduan dan layanan darurat yang dapat diakses gratis selama 24 jam.
Apresiasi terhadap pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 turut disampaikan Ketua MUI Kabupaten Langkat, H. Zulkifli Ahmad Dian, Lc., M.A. Ia menilai langkah Polres Langkat sejalan dengan nilai-nilai kemaslahatan umat.
“Kami mengapresiasi upaya Polres Langkat dalam menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya. Tertib berlalu lintas merupakan bagian dari menjaga nyawa dan harta, yang sejalan dengan ajaran agama. Kami mengajak masyarakat untuk mendukung dan mematuhi aturan demi kebaikan bersama,” ujar Ketua MUI.
Baca Juga:
Polres Langkat Amankan Kunjungan Kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI di Tanjung Pura
Dengan sinergi lintas sektor dan dukungan masyarakat, Polres Langkat optimistis Operasi Keselamatan Toba 2026 dapat berjalan optimal dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah Kabupaten Langkat.[red]