Bahkan menurut seorang warga, Rahman Nainggolan mengatakan, dari hasil nilai yang dibacakan oleh panitia Pilkades di Desa Selayang, terlihat adanya dugaan permainan hasil nilai tes ujian.
"Mustahil jika seorang berpendidikan dengan titel S2 bisa kalah nilainya dengan seorang yang hanya tamatan SMA dan SMP. Kami menduga panitia ditingkat Kabupaten Langkat melakukan kecurangan, mengapa hasil perolehan nilai hasil tes ujian para Balon Kades sudah bocor duluan atau diketahui orang banyak, terkait siapa yang lulus dan belum lulus, padahal surat hasil tes ujian belum dibuka di tingkat desa, kami minta pemilihan di desa kami di tunda dulu," pinta Rahman Nainggolan yang turut hadir dalam aksi damai tersebut.
Baca Juga:
LHKPN Wakil Ketua DPRD Langkat Ajai Ismail Janggal, Kekayaan Hanya Rp20 Juta
Sementara itu Kabid Pemdes Dinas PMD Kabupaten Langkat Sopiyan Ardi yang menerima perwakilan masyarakat saat itu menyarankan agar masyarakat menanyakan kepada bidang masing - masing dalam seleksi bakal calon seperti masalah kesehatan dapat menanyakan kepada pihak rumah sakit dan begitu seterusnya.
"Coba tanyakan langsung kepada yang menangani khusus masalah ini. Mungkin mereka dapat menjawabnya," ujarnya. (red)