Langkat,Wahananews.co | Pemungutan Suara Susulan (PSS) yang dilaksanakan KPU Kota Binjai di 20 TPS di Kecamatan Binjai Kota terindikasi rusuh, Minggu (01/12/2024) sekitar pukul 13.00 WIB.
Pasalnya, muncul 6 orang pemuda untuk mendaftar sebagai peserta pemilih di TPS 10 Jalan Pradana, Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota.
Baca Juga:
Jumlah TPS Untuk Pilgub 2024, KPU DKI Sebut Ada Perubahan Maksimal 600 Pemilih
Berdasarkan keterangan warga di lokasi, para pemuda ini gerak-geriknya mencurigakan keluar-masuk TPS.
"Saat ditanyai mereka ini ternyata bukan bagian masyarakat Kelurahan Berngam dan di cek KTP mereka juga, benar bahwa bukan warga asli di sini,itukan C6 atas namaku, koq ada samamu " ucap seorang pria yang pada saat itu di lokasi.
Namun mirisnya, para pemuda ini mengantongi kartu C6 sebagai pemilih di TPS Berngam. Menjadi pertanyaan oleh masyarakat, dari mana para pemuda tersebut bisa mendapatkan kartu C6.
Baca Juga:
Bahas PKPU Pilkada 2024 di DPR, KPU Usulkan Batas Maksimal 600 Pemilih Per TPS
"Nyaris di massa masyarakat Bang. Karena diantara kartu C6 yang mereka miliki, tertera nama warga yang ada di sini," tambahnya.
Seorang pria lain menyebut, sebelum di TPS 10 mereka sudah mencoba daftar di TPS 09 tetapi ditolak. Warga menduga 6 orang pemuda ini merupakan suruhan salah satu Paslon Pilkada.
Sementara itu, akibat kerusuhan yang terjadi di TPS 10 tersebut, Kapolsek Binjai Kota Kompol Arnawati langsung gerak cepat mengamankan 6 orang pemuda dan diboyong ke kantor Bawaslu Kota Binjai.