Langkat,Wahananews co | Membangun karakter peserta didik sejak hari pertama sekolah diwujudkan melalui pelaksanaan Program TAHAPAN (Tanam Hari Ini, Panen Masa Depan) yang menjadi kegiatan unggulan dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027, Kamis (16/7/2026).
Gerakan ini diinisiasi oleh KKG Gugus 2 Kecamatan Binjai sebagai bentuk inovasi pembelajaran berbasis lingkungan dan dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Langkat, serta Klub Indonesia Hijau (KIH).
Baca Juga:
Pemkab Deli Serdang Akan Aspal Jalan di Sibolangit, Pancur Batu & Kutalimbaru
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Ilhamsyah Bagun, S.T., M.T., bersama Sekretaris Dinas Pendidikan, Robert H. Ginting, yang hadir sebagai pembina, memberikan dukungan terhadap lahirnya inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan pendidikan karakter, kepedulian lingkungan, dan pembelajaran kontekstual melalui kebun sekolah.
Kolaborasi ini juga mendapat dukungan dari Dinas Pertanian, dan Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Langkat di bawah kepemimpinan Hendri Tarigan selaku Ketua dan Rikson Purba sebagai Sekretaris, serta Klub Indonesia Hijau Sumatera Utara yang dipimpin oleh Iskandar Usman selaku Ketua bersama Eko Hendra Mulyawan sebagai Sekretaris.
Pelaksanaan aktualisasi Program TAHAPAN dilaksanakan secara serentak di sekolah dasar Gugus 2 Kecamatan Binjai yang berkomitmen menjadi pelopor gerakan, yaitu:
SD Negeri 054870 Tanjung Jati, melalui Guru Kelas I Evin Uliani.
SD Negeri 057202 Tanjung Jati, dipimpin Kepala Sekolah Gomgom Januar Sihombing, S.Pd.K., dengan pelaksana Guru Kelas I Sari Anggraini.
SD Negeri 050585 Tanjung Jati, dipimpin Kepala Sekolah Janem, S.Pd., bersama Guru Kelas I M. Yusuf dan Suri Wulandari. dan ikut berpartisipasi SD Negeri 050586 Tanjung Jati.
Baca Juga:
Kemendagri Buka Lowongan Pendamping Kecamatan, Gaji Rp 3 Juta Per Bulan
Dalam kegiatan tersebut, peserta didik diajak mengenal lingkungan sekolah melalui aktivitas edukatif yang berpuncak pada penanaman bibit sebagai simbol harapan dan komitmen menjaga lingkungan. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Program TAHAPAN, yang mengusung filosofi bahwa pendidikan karakter tumbuh melalui pengalaman nyata, bukan hanya melalui teori di dalam kelas.
Ketua KKG Gugus 2 Kecamatan Binjai, Lidia Sari Batubara, S.Pd., menyampaikan bahwa Program TAHAPAN merupakan gerakan bersama untuk membangun budaya sekolah yang hijau, produktif, dan berkelanjutan.
"Melalui TAHAPAN, kami ingin setiap anak belajar bahwa menanam bukan sekadar menumbuhkan tanaman, tetapi juga menumbuhkan karakter, kepedulian, tanggung jawab, dan harapan. Kami berharap gerakan sederhana ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Langkat," ujarnya.
Selain memperkenalkan lingkungan sekolah, peserta didik juga belajar tentang gotong royong, tanggung jawab merawat tanaman, serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Melalui sinergi antara sekolah, pemerintah, organisasi profesi, komunitas, dan masyarakat, Program TAHAPAN diharapkan berkembang menjadi gerakan pendidikan berbasis lingkungan yang mampu memperkuat karakter peserta didik sekaligus mendukung terwujudnya sekolah yang hijau, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Langkat.
Dengan semangat "Tanam Hari Ini, Panen Masa Depan", kegiatan ini menjadi bukti bahwa langkah sederhana yang dilakukan bersama dapat menjadi awal lahirnya generasi yang berkarakter, peduli lingkungan, dan siap menghadapi masa depan.
Tani Merdeka Indonesia Langkat "Go To School" Dukung Program TAHAPAN pada MPLS 2026, Tanam Karakter Sejak Hari Pertama Sekolah
Langkat, 16 Juli 2026 – Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Langkat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap pelaksanaan Program TAHAPAN (Tanam Hari Ini, Panen Masa Depan) yang menjadi kegiatan unggulan dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (16/7) ini merupakan Gagasan dari Lidia Sari Batubara,S.Pd. sebagai ketua KKG Gugus 2 Kecamatan Binjai, Berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Langkat, dan Klub Indonesia Hijau Sumatera Utara sebagai upaya bersama menanamkan karakter, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat ketahanan pangan sejak hari pertama peserta didik memasuki sekolah.
Ketua Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Langkat, Hendri Tarigan, didampingi Sekretaris Rikson Purba, menyampaikan bahwa gerakan ini sejalan dengan semangat Tani Merdeka dalam membangun generasi yang mencintai pertanian, lingkungan, dan kemandirian pangan sejak usia sekolah.
"Melalui Program TAHAPAN, anak-anak belajar bahwa setiap benih yang ditanam membutuhkan kesabaran, tanggung jawab, dan kerja sama. Nilai-nilai inilah yang ingin kita tumbuhkan sebagai bekal mereka di masa depan. Kami percaya pendidikan dan pertanian dapat berjalan beriringan untuk menciptakan generasi yang peduli terhadap lingkungan dan ketahanan pangan," ujar Hendri Tarigan.
Pelaksanaan perdana Program TAHAPAN dilaksanakan di tiga sekolah dasar di wilayah Tanjung Jati, yaitu SD Negeri 054870 Tanjung Jati, SD Negeri 057202 Tanjung Jati, dan SD Negeri 050585 Tanjung Jati. Dalam kegiatan tersebut, peserta didik mengikuti edukasi lingkungan, pengenalan kebun sekolah, serta penanaman bibit sebagai simbol harapan dan komitmen menjaga alam.
Program ini mendapat dukungan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Ilhamsyah Bagun, S.T., M.T., bersama Sekretaris Dinas Pendidikan, Robert H. Ginting, yang mendorong lahirnya inovasi pembelajaran berbasis pengalaman nyata dan penguatan karakter di sekolah dasar.
Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Langkat berharap kolaborasi ini menjadi langkah awal terbentuknya budaya sekolah yang hijau, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat dalam membangun generasi penerus bangsa.
Dengan mengusung semangat "Tanam Hari Ini, Panen Masa Depan", Program TAHAPAN diharapkan tidak hanya menghasilkan kebun sekolah yang produktif, tetapi juga melahirkan peserta didik yang berkarakter, peduli lingkungan, memiliki semangat gotong royong, serta memahami pentingnya ketahanan pangan bagi masa depan Indonesia.
Klub Indonesia Hijau Sumatera Utara Dukung Gerakan TAHAPAN pada MPLS 2026: Menanam Bibit, Menumbuhkan Generasi Peduli Lingkungan
Langkat, 16 Juli 2026 – Klub Indonesia Hijau (KIH) Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya peduli lingkungan melalui dunia pendidikan dengan mendukung pelaksanaan Program TAHAPAN (Tanam Hari Ini, Panen Masa Depan) pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027, Kamis (16/7).
Program ini merupakan gerakan kolaboratif yang digagas oleh Lidia Sari Batubara, S.Pd. sebagai Ketua KKG Gugus 2, Kecamatan Binjai. bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Langkat, dan Klub Indonesia Hijau, sebagai upaya menanamkan kepedulian lingkungan, membangun karakter peserta didik, serta membiasakan aksi nyata menjaga alam sejak hari pertama mereka memasuki sekolah.
Ketua Klub Indonesia Hijau Sumatera Utara, Iskandar Usman, didampingi Sekretaris Eko Hendra Mulyawan, menyampaikan bahwa pendidikan lingkungan harus dimulai sejak usia dini melalui pengalaman langsung yang menyenangkan dan bermakna.
"Kami percaya bahwa kecintaan terhadap lingkungan tidak cukup diajarkan melalui teori. Anak-anak perlu diberi kesempatan untuk menyentuh tanah, menanam, merawat, dan menyaksikan sendiri proses tumbuhnya kehidupan. Dari situlah akan lahir rasa memiliki, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap alam," ujar Iskandar Usman.
Pelaksanaan Program TAHAPAN dilakukan secara serentak di tiga sekolah dasar di wilayah Tanjung Jati, yaitu SD Negeri 054870 Tanjung Jati, SD Negeri 057202 Tanjung Jati, dan SD Negeri 050585 Tanjung Jati. Kegiatan dipandu oleh guru kelas I di masing-masing sekolah dan melibatkan peserta didik dalam penanaman bibit sebagai simbol dimulainya perjalanan belajar sekaligus komitmen menjaga lingkungan.
Gerakan ini juga memperoleh dukungan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan Ilhamsyah Bagun, S.T., M.T. bersama Sekretaris Robert H. Ginting, yang mendorong hadirnya inovasi pembelajaran yang kontekstual, kolaboratif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Menurut KIH, Program TAHAPAN merupakan contoh praktik baik yang menghubungkan pendidikan, pelestarian lingkungan, dan partisipasi masyarakat dalam satu gerakan bersama. Melalui kegiatan sederhana seperti menanam dan merawat tanaman, peserta didik belajar tentang tanggung jawab, gotong royong, disiplin, serta pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan.
Klub Indonesia Hijau berharap Program TAHAPAN dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak sekolah di Kabupaten Langkat maupun daerah lainnya untuk menghadirkan pembelajaran berbasis aksi nyata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Dengan semangat "Tanam Hari Ini, Panen Masa Depan", KIH meyakini bahwa setiap bibit yang ditanam hari ini bukan hanya akan menghijaukan lingkungan sekolah, tetapi juga menumbuhkan generasi yang berkarakter, berwawasan lingkungan, dan siap menjadi pelopor pembangunan berkelanjutan di masa depan.
"Menghijaukan sekolah berarti menumbuhkan masa depan. Melalui Program TAHAPAN (Tanam Hari Ini Panen Masa Depan) , setiap bibit yang ditanam menjadi awal lahirnya generasi yang peduli lingkungan, berkarakter, dan siap menjaga bumi. Bersama kita wujudkan sekolah hijau, generasi hebat." [red]